keyakinan

yakinlah semua akan terjadi, jika kita yakin kalau itu akan terjadi dan mau berkorban dengan apa yang kita miliki (waktu, harta, tenaga DLL) demi hal itu terjadi.

Sabtu, 28 April 2012

LAPORAN PKL

BAB I
PENDAHULUAN


PKL adalah salah satu media pembelajaran untuk siswa-siswi SMK, supaya siswa-siswi ini dapat belajar menjadi pekerja dan untuk menambah ilmu dan pengalaman yang bisa memudahkan siswa-siswi SMK dalam mencari pekerjaan yang sesuai dengan jurusan yang mereka ambil.
1.1         Latar Belakang
PKL merupakan suatu kewajiban bagi siswa-siswi SMK yang harus dilaksanakan untuk memenuhi kurikulum yang telah ditentukan oleh sekolah, untuk menambah ilmu dan menambah pengalaman bagi siswa-siswi SMK.
Hasil yang diharapkan dari kegiatan Praktek Kerja Lapangan ini, agar siswa-siswi SMK bisa mendapatkan ilmu baru ditempat PKLnya dan bisa mempraktekkan ilmu itu dalam kesehariannya. Juga sebagai cara untuk memunculkan bakat dan kemampuan yang dimiliki siswa-siswi SMK, karena SMK itu adalah sekolah yang mencetak lulusannya supaya dapat siap langsung bekerja walau tanpa harus melanjutkan sekolahnya kejenjang yang lebih tinggi lagi. Karena, siswa-siswi lulusan SMK itu sudah mempunyai keahlian dan kemampuan untuk bekerja dan berwira usaha sesuai dengan ilmu yang telah mereka dapatkan dari sekolahnya masing-masing dan pengalaman mereka PKL yang mereka lakukan.
Saya sebagai siswa SMK-IT Bani Yasin Pertanian Jurusan Agrobisnis dituntut untuk melakukan PKL dalam bidang pertanian dan komoditas. Yang saya ambil dalam pelaksanaan PKL ini adalah Budidaya Salak, karena saya melihat bahwa salak adalah tanaman yang menarik untuk dipelajari dan dijadikan usaha pun memiliki Prospek pasar yang bagus karena salak merupakan tanaman yang masih jarang dibudidayakan di Indonesia apalagi diluar negeri sehingga pasarnya masih terbuka lebar karena didalam negeri saja kebutuhan akan komoditi ini belum terpenuhi apa lagi diluar negeri yang tidak bisa ditanami salak dan kebutuhan akan salak itu sendiri tinggi. Selain dilihat dari keuntungan yang bisa diambil dari budidaya salak ini diantaranya adalah penaman salak bisa ditumpang sarikan dengan tanaman tahunan yang pohonnya tinggi seperti kelapa, pete, dan tanaman buah-buah lainnya. Salak juga memiliki umur produktif yang panjang lebih dari 50 tahun bahkan ada yang sampai 200 tahun. Biji yang terkandung dalam buah salak sangat banyak antara lain Kabohidrat, kalori, protein, kalsium, fosfor, vitamin c, vitamin B1, zat besi, dan buah salak tidak mengandung lemak dan beberapa hasil penelitian bahwa salak bagus untuk diet.
No
Komposisi

Jumlah
1
Kalori
77 kal
2
Protein
0,40 gram
3
Karbihidrat
20,90 gram
4
Kalsium
28,00 mg
5
Fospor
18,00 mg
6
Zat besi
4,20 mg
7
Vit B
0,04 mg
8
Vit C
2,00 mg
9
Air
78,00 mg
10
Bagian yang dimakan
50%

Tabel 1
Komposisi Gizi Dalam Buah Salak

Itulah alasan saya melaksanakan PKL ini dan mengambil budidaya salak sebagi objeknya untuk dibuat sebuah laporan.

1.2         Tujuan PKL
PKL dilaksanakan dengan beberapa tujuan yang harus didapat adalah untuk memenuhi kurikulum dan sebagai syarat untuk mengikuti Ujian Nasional (UN). Selain itu, PKL juga memiliki tujuan lainnya, diantaranya :
a.       Bisa mengetahui tahapan-tahapan dalam membudidayakan tanaman salak dan bisa melaksanakannya.
b.      Bisa mengetahui tata cara mencangkok tanaman salak untuk dijadikan bibit dan bisa mempraktekkannya setelah selesai PKL.
c.       Bisa mengetahui studi kelayakan tanaman salak ini, apakah pantas untuk dijadikan usaha dan dikembangkan baik dalam skala besar maupun skala kecil.
d.      Untuk menciptakan jiwa wirausaha pada diri peserta PKL.
e.       Menghasilkan tenaga profesional yang terampil dan mampu menghayati serta memahami permasalah nyata dilingkungan pekerja atau PKL.
f.       Mendekatkan sekolah SMK-IT Bani Yasin kepada masyarakat dan menyerap umpan balik dalam rangka menyempurnakan kurikulum (link and macth) SMK-IT Bani Yasin.
1.3         Tempat dan Waktu PKL
Tempat PKL yang saya ambil dari tempat yang telah disediakan oleh sekolah adalah di CV. SMT yang bertempat didaerah Cikalongkulon Kabupaten Cianjur, Jl. Alternatif Cianjur - Jonggol. Pelaksanaannya dimulai sejak tanggal 23 Januari 2011 yang diakhiri pada tanggal 23 April 2011.
1.4         Metode
Untuk mencapai tujuan-tujuan diatas saya menggunakan beberapa metode yang insya Allah akan tercapai. Yang mana tujuan itu antara lain sebagai berikut :
a.       Orientasi
Yaitu dengan cara para peserta PKL dikenalkan kepada tata tertib dan peraturan yang ada dalam bekerja di lapangan sesuai dengan SOP yang dimiliki perusahaan.
b.      Observasi
Mengumpulkan data-data yang didapat dilapangan dan informasi tentang kegiatan yang akan dilakukan di lapangan dari pembimbing.
c.       Wawancara
Melakukan wawancara dengan para karyawan sekaligus dengan para divisi dan juga kepada pemilik perusahaannya untuk mendapatkan data yang diperlukan untuk melengkapi laporan ini dan menambah wawasan saya.
d.      Diskusi
Adalah sebagai peserta praktek lapangan harus diskusi dengan pemilik perusahaan dan karyawan ditempat yang telah ditentukan.
e.       Praktek Lapangan
PKL dengan dibimbing oleh pembimbing adalah agar peserta dapat mengenal berbagai macam-macam cara kerja dilapangan.
f.       Uji Kompetensi
Peserta PKL ini diuji kemampuannya untuk melakukan pekerjaan yang telah diajarkan oleh pembimbing peserta PKL dengan cara menguji para peserta dalam kecepatannya, keuletan profesional dan disiplin dalam melakukan suatu pekerjaan.


BAB II
KEADAAN UMUM PERUSAHAAN


2.1         Sejarah Perusahaan
Pada awalnya perusahaan yang dimiliki oleh seorang pengusaha yang bernama Ir. Basuni bergerak pada usaha agrobisnis budidaya pisang. Pada tanah pribadinya yang ada didaerah Cikalongkulon Jl. Alternatif Cianjur-Jonggol Puncak Pinus Desa Mekargalih Kecamatan Cikalongkulon Kabupaten Cianjur. Karena memiliki potensi dan prosfek dasar yang cukup menjanjikan dan juga untuk memanfaatkan lahan yang tidak terpakai didaerah ini, bahkan ketika pertama kali pemilik datang ketempat ini kebunnya dipenuhi oleh alang-alang dan rumput-rumput yang tinggi. Beliau berhasil dalam usaha ini, serta dapat memperluas kebunnya.
Setelah merasa jenuh dan banyak orang dalam menanam pisang, pada tahun 2003 Ir. Basuni mulai memilih komoditi yang baru untuk ditanam kebunnya yang semakin luas itu, dan yang dipilihnya adalah tanaman salak. Salak yang ditanam dikebunnya merupakan jenis salak biasa, setelah menanam menanam jenis salak yang biasa mulai beralih kepada penanaman jenis salak pondoh. Salak ini memiliki rasa yang manis dan enak. Pada awalnya masih sedikit penanamannya kemudian dikembangkan penanamannya menjadi lebih banyak.
Pada tahun 2005 Ir. Basuni memiliki ide untuk membuat pabrik keripik pisang dan beliau membuatnya dengan dinaungi Badan Hukum CV, perusahaan ini kemudian diberi nama Sari Madu Tani ( SMT ). Pabrik keripik pisang ini dibuat sebagi upaya untuk menambah nilai guna pisang agar nilai ekonominya menjadi lebih tinggi dari pada menjual pisang yang belum diolah. Kemudian hasilnya sudah dikenal oleh masyarat luas karena pemasarannya yang cukup luas yang mana lokasi pemasarannya mencapai Kota Cianjur, Bekasi, Jakarta, Parung, Tangerang dan kota lainnya.
Perusahaan ini, pada awalnya hanyalah industri rumah tangga saja. Kemudian pada tanggal 27 April 2004 perusahaan ini mendapatkan sertifikat produksi pangan industri rumah tangga, karena perusahaan ini sudah memenuhi untuk mendapatkan sertifikat itu. Berdasarkan surat Keputusan Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia (BPOM RI). Sertfifkat penyuuluhan pangan juga telah diberikan kepada Ir. Basuni yang telah mengikuti penyuluhan keamanan pangan dan dapat menerapkan keamanan pangan produksi keripik pisang dan budidaya salak pondoh.
CV. SMT memiliki lahan yang luas dan batas wilayahnya adalah sebagai berikut :
-          Sebelah timur berbatasan dengan Rumah Makan Mekargalih 2
-          Sebelah barat berbatasan dengan kebun pisang
-          Sebelah utara berbatasan dengan jalan Raya Jonggol
-          Sebelah selatan berbatasan dengan kebun pisang
Sari Madu Tani memiliki skema bangunan diantaranya adalah :
-          Bangunan Kantor sebesar 7 x 3 meter
-          Bangunan Pabrik Keripik sebesar 12 x 7 meter
-          Dan Rumah Istirahat sebesar 7 x 5 meter
-          Luas Wilayahnya adalah 18 hektar
Perusahaan ini sampai sekarang masih berdiri bahkan sudah lebih maju dan dikenal oleh masyarakat luas.
2.2         Struktur Organisasi
Dalam dunia kewirausahaan banyak sekali jenis struktur organisasi yang sering digunakan oleh para pengusaha didalam perusahaannya yang disesuaikan dengan skala perusahaannya. Struktur organisasi yang diterapkan di CV. SMT ini, adalah struktur organisasi staf karena karyawannya masih sedikit.
Struktur organisasi staf biasanya panutan atau persetujuan pemimpin perusahaan terhadap karyawan masih ada staf yang membantu pimpinan yang terkadang menjadi suruhan untuk menyampaikan perintah pimpinan perusahaan. Jika pimpinan tidak memiliki waktu untuk melakukan itu.
Di CV. SMT ini Ir. Basuni merupakan pemilik perusahaan ini sekaligus pemimpin perusahaan yang memberikan perintah atau intruksi kepada karyawan melalui staf dan yang menjadi staf pembantu pimpinan ini adalah yang nama Yuyun Yudaswati yang memberitahukan instruksi yang telah diamanatkan oleh pemimpin perusahaan kepada seksi-seksi perusahaan adalah seksi bahan baku yang dipimpin oleh Wawan Ridwan yang tugasnya mencari dan menyediakan bahan baku untuk produksi keripik pisang yang kedua ada seksi produksi adalah bernama Dasem sebagai pengatur berjalannya produksi pisang yang ketiga adalah seksi pemasaran oleh Andri Maulana sekaligus yang memasarkan produk keripik pisang ini. Bentuk struktur organisasi perusahaan dapat dilihat pada gambar dibawah ini :
Struktur Organisasi UKM Sari Madu Tani adalah sebagai berikut :

Pemilik Perusahaan
Ir. Basuni
Pengelola
Yuyun Yudaswati
 






                                                                                     

Sie. Bahan Baku
Wawan Ridwan
Sie. Produksi
Dasem
Sie. Pemasaran
Andri Maulana
 





·         Pemilik Perusahaan berperan mengelola dan mengambil keputusan-keputusan yang berhubungan dengan perkembangan dan kemajuan UKM Sari Madu Tani.
·         Pengelola berperan untuk membantu pemilik perusahaan dalam mengelola dan memberikan ide-ide yang berhubungan dengan UKM Sari Madu Tani. Staf juga berfungsi untuk mencatat pembukuan dari setiap proses produksi dan penjualan yang dilakukan persatu kali produksinya.
·         Seksi bahan baku berfungsi untuk mengatur bahan baku pisang maupun perlengkapan yang digunakan dalam produksi seperti seperti kayu bakar.
·         Seksi produksi berfungsi untuk mengatur waktu produksi, penggunaan alat, dan kualitas produksi yang akan dilaksanakan.
·         Seksi pemasaran berfungsi untuk memasarkan produk ke distributor, grosir dan pasar, mengatur waktu pengiriman , dan melaksanakan pengaturan kepelanggan.

Total pekerjanya berjumlah 50 orang. Semua pekerja bekerja mulai dari jam 07.00 sampai 16.00 dengan upah perbulan.untuk pekerja yang lembur diberikan upah tambahan perharinya. Jika tidak dilakukan produksi, maka akan dilakukan pembersihan seluruh pabrik.


BAB III
BUDIDAYA SALAK


3.1         Sejarah Salak
Salak adalah tanaman yang termasuk famili ( falmae ) yang sejenis dengan kelapa, aren dan pakis. Yang mempunyai perakaran yang dangkal karena terdiri dari akar serabut dan mempunyai batang yang pendek dan hampir tidak terlihat karena batangnya tertutup pelepah daun yang timbulnya memanjang dan batang salak ini mempunyai ruas yang pendek sehingga batangnya hampir tidak terlihat dengan jelas. Salak juga mempunyai keunikan, memiliki batang daun yang panjang dan daun nya menyirip terputus-putus dan panjangnya mencapai 2, 5, sampai 7 meter. Dan bunga salak mempunyai bunga jantan dan betina.
Walaupun asal usul tanaman ini tidak diketahui secara pasti tapi ada orang yang menyatakan bahwa bahwa asal usul salak adalah dari negara malaysia, Filiphina dan Thailand. Tapi ada juga yang mengatakan bahwa salak adalah tanaman asli dari indonesia karena di Indonesia terdapat jenis salak yang dibudidayakan diseluruh nusantara dengan ciri khasnya masing-masing. Tapi konon katanya salak itu adalah tanaman yang banyak tumbuh di hutan sebelum ada orang yang mau sengaja untuk menanamnya, setelah tahu bahwa buah salak itu enak dimakan lalu banyak orang yang menanamnya bahkan membudidayakannya.
Jenis salak yang banyak yang dibudidayakan di indonesia adalah salak pondoh. Nama salak pondoh diambil dari kata “Pandai” yang artinya kepala yang rasanya manis walaupun masih muda dan banyak orang yang menyukainya. Karena rasanya manis sehingga banyak orang yang mempunyai modal melakukan budidaya tanaman salak pondoh secara besar-besaran karena mempunyai prospek yang baik. Pada awalnya salak pondoh banyak dibudidayakan di daerah seleman yogyakarta lalu menyebar hingga kewilayah Jawa Barat dan Cianjur tepatnya didaerah Cikalongkulon. Perusahaan CV. SMT pun mulai membudidayakan walaupun masih dalam skala kecil menengah karena pengusahanya tertarik dengan prospek pasar yang bisa menguntungkannya.
3.2         Jenis Salak
Salaca Edullis memiliki banyak jenis dan varietas yang ditandaii dengan ciri khasnya masing-masing dipulau Jawa saja. Banyak sekali jenis salak yang ditanam dan dibudidayakan seperti salak condet, salak pondoh dan varian-variannya dan di luar Pulau Jawa pun banyak jenis salak, ada salak bali, asli Bali salak sidempuan, salak yang banyak dibudidayakan di Pulau sumatera dengan rasa, ukuran, harganya yang berbeda-beda.
Sedangkan jenis salak yang unggul adalah salak gula pasir dan salak madu salak jenis ini memiliki nilai ekonomi yang lebih tinggi karena selain rasa buahnya lebih enak dari yang lainnya terus salak ini masih jarnag dibudidayakan karena untuk membeli bibitnya saja susah dan walaupun ada pasti harganya sangat mahal. Jenis salak pondoh diantaranya, salak lawu pondoh ngluwut, merah kuning dan banyak lagi yang lainnya.
3.3         Syarat Tumbuh Salak Pondoh
Setiap tanaman akan hidup dan berkembang dengan baik jika ditanam atau dibudidayakan pada habitat aslinya sedangkan habitat asli salak pondoh adalah di tanah dataran rendah antara 0-1000 mdpl yang suhunya antara      20-28 0 C dengan curah hujan 7 bulan hujan dan 5 bulan kering, salak juga memerlukan tanah yang airasinya bagus supaya pergerakannya lebih leluasa bergerak. Salak memiliki akar serabut dan tanah yang cocok untuk ditanami salak adalah tanah yang teksturnya lempung berpasir dan derajat keasamannya antara 5,5-75 dan penyinaran matahari 40-80% jka terlalu panas kita bisa mensiasatinya dengan cara menanam tanaman peneduh yang bisa berupa buah-buahan ataupun pohon kayu yang tinggi seperti pohon Pete, durian, kelapa dan lain-lain.
3.4         Bibit Salak Pondoh
Pada awalnya kebanyakan tanaman salak pondoh itu dari biji hasil yang didapat dari tanaman yang baru. Kebanyakan tidak memiliki sifat yang sama dan dia juga akan menumbuhkan 75% jantan dan sisanya betina yang akan berbeda dengan induknya.
Setelah banyak Ilmuwan yang meneliti salak pondoh maka lahirnya teknologi perbanyakan tanaman salak yang baru untuk menjaga hilangnya varietas salak  yang unggul yaitu dengan cara dicangkok karena hasil pencakokan akan memiliki sifat dan karakter tumbuh yang sama dengan induknya. Dan bibit hasil pencangkokan bisa tumbuh dan berkembang dengan baik juga bisa cepat berbuah, tapi kelemahannya masih kurangnya tenaga yang ahli dalam pencakokan salak ini.
3.5         Persiapan Tanam
Sebelum  kita melakukan budidaya salak ada beberapa hal yang perlu dilakukan untuk mendapatkan hasil panen yang maksimal antara lain sebagai berikut :
a.       Pemilihan Lahan
Lahan yang dimiliki harus memenuhi persyaratan tumbuh tanaman salak dan yang mempunyai acces transportasi yang lancar untuk memudahkan pengangkutan hasil panen.
b.      Pemilihan Bibituntuk meminimalisir pengeluaran hendaknya bibit yang dipilih harus bibit dari cangkokan yang kualitasnya bagus supaya hasilnya juga bagus sebab jika bibit dari biji, kita tidak tahu bibitnya berkualitas baik atau tidak.
c.       Mempersiapkan Alat-Alat Pendukung
Kegiatan ini juga harus dilakukan untuk memperlancar dalam pembudidayaan salak dan alat-alat yang harus disiapkan meliputi : garpu, hansprayer, knapshak, parang, pahat, gunting, dan diesel penyedot air.
d.      Memilih Pupuk
Pupuk juga perlu dipersiapkan untuk pemupukan dasar dan pemupukan susulan, pupuk yang biasa dipakai untuk pemupukan dasar adalah pupuk organik/pupuk kandang, sedangkan pupuk yang digunakan untuk pemupukan susulan bisa pupuk organik ataupun pupuk anorganik tapi kalau akan membudidayakan tanaman salak ini dengan menggunakan pupuk organik.

e.       Pemilihan Pestisida.
Pemilihan pestisida disesuaikan dengan jenis hama yang biasa menyerang pada tanaman salak. Pada umumnya HPT yang biasa menyerang pada tanaman salak meliputi :
-          Insek, maka nharus dibasmi dengan pestisida jenis insektisida.
-          Tupai, tikus, atau hewan mamalia maka dibasmi dengan pestisida jenis rodentisida.
-          Bakteri dibasmi dengan pestisida jenis bakterisida.
-          Jamur dibasmi dengan pestisida jenis fungisida.
f.       Pengolahan Lahan
Sebelum lahan ditanami hendaknya lahan diolah terlebih dahulu. Dimulai dari pembabatan dan ini perlu dilakukan apalagi lahan yang   akan ditanami merupakan lahan yang dipenuhi gulma yang tinggi dan pohon kayu-kayuan.
Setelah pembabatan diselesaikan kita juga perlu melakukan langkah berikutnya yakni menentukan pola tanam dan jarak tanam.
Pola tanam ditentukan dengan tujuan supaya kita tidak melakukan perkawinan pada pangan yang sudah diserbukan biar dapat diserbuki dengan bantuan angin saja dan pola tanam yang sudah dicoba ada dua macam dilihat dari skala besar kecilnya lahan.
1)      Ada yang menanam salak betina ditengah dan dikelilingi oleh salak jantan biasanya dipakai pada skala yang nkecil dengan tujuan supaya tidak boros lahan juga sebagai tanaman pagar dan polanya sebagagai berikut :
X X X X X X X X    X = Jantan
X O O O O O O X    O = Betina
X O O O O O O X
X O O O O O O X
X O O O O O O X
X X X X X X X X
Gambar 1
Pola Tanam Salak Skala Kecil

2)     Ada juga yang menanam salak betina dengan diselangi salak jantan 1 pohon setelah 4 (empat) betina dan biasanya dipakai pada skala yang besar tujuannya betina bisa dibuahi semuanya dengan kata dan polanya sebagai berikut :
X O O O O X O O OO  X
O O O O X O O O O X O
O O O X O O O O X O O
O O X O O O O X O O O
O X O O O O X O O O O
Gambar 2
Pola Tanam Salak Skala Besar

Sedangkan jarak tanam salakbanyak macamnya dengan kelemahan dan kelebihannya masing-masing diantaranya ada yang menggunakan ukuran 1,5 m x 1,5 m, 2 m x 2 m, dan 4 m x 1 m. Dan banyak lagi yang lainnya dan jarak tanam ini bisa dipakai sesuai dengan keinginan yang dikehendaki kita.
Setelah pola tanam dan jarak tanam sudah ditentukan baru kita melakukan lubang tanam dan lubang tanam ini dibuat dengan kedalaman 60 cm lebar 60 cm. Dan sebelum ditanami hendaknya lubang tanam dijemur selama dua minggu dan kemudian dikasih pupuk dasar dan diberikan lagi supaya pupuknya bereaksi dulu dengan tanah.
g.      Penanaman
Penanaman bibit salak hendaknya dilakuan pada musim hujan tujuannya agar bibit yang baru ditanam langsing tersiram air hujan jadi bibit tidak dapat mati karena kekeringan, penanaman bisa saja dilakukan pada musim kemarau, tapi bibit yang baru ditanam harus sering disiram supaya tidak layu dan mati karena kepanasan.



3.6         Pemeliharaan
Pemeliharaan dilakukan dengan tujuan agar tanaman salak bisa tumbuh dengan subur dan perkembangannyapun bagus,  pemeliharaan yang dilakukan salah satunya adalah penyulaman. Penyulaman ini dilakukan jika ada yang layu atau mati setelah diperiksa pada hari ke 14 setelah penanaman dan penyulaman hendaknya menggunakan bibit yang umurnya sama atau tidak jauh beda dengan bibit yang ditanam di awal.
Dalam pemeliharaan penyiangan juga harus dilakukan terhadap sekeliling pohon salak tujuannya supaya tidak terjadi perebutan zat makanan antara pohon salak dengan gulma-gulma yang ada disekelilingnya. Adapun penyiraman biasanya dilakukan pada musim kemarau karena tanaman bisa layu kekeringan karena bisa menyebabkan tanaman mengalami kekeringan disebabkan kekurangan air.
Pembumbunan pohon salak juga perlu dilakukan dengan tujuan supaya akar tanaman salak tidak menggantung dan juga agar akar bisa lebih banyak menyerap sari makanan dari dalam tanah. Seiring dengan dilakukannya pembumbunan juga dilakukan pemupukan susulan, bagsnya pemupukan dilakukan pada awal dan akhir musin hujan.
Jika tanaman telah tumbuh besar maka kita perlu melakukan perawatan terhadap daun dan anakan. Apabila pohon salak sudah memiliki daun yang sudah banyak maka harus dilakukan pemangkasan dan sasakan pelepah daun pada setiap pohonnya. Dan pada salak pondoh pencangkokan perlu dilakukan, selain untuk membersihkan pohon juga untuk membuat bibit yang bisa sama sifatnya dengan induknya.
Jika pohon sudah berbuah kita juga harus melakukan perawatan terhadap bunga yang keluar pada pohon itu jangan sampai telat untuk dikawinkan dan bunga yang mekar masih bisa dibuahi sampai umur 4-8 jam dan jika telat dikawinkan bunga akan busuk dan tidak akan jadi buah dan jika jadi buah kita harus memeliharanya supaya buahnya besar dan seragam dan perawatan yang dilakukan diantaranya pengurangan buah.


a.       Pengendalian Hama Dan Penyakit Tanaman Salak
Hama dan penyakit tanaman yang menyerang tanaman salak bisa terdiri atas serangga, hewan mamalia, jamur dan bakteri.
b.      Hama tersebut dapat digolongkan sesuai dengan daerah serangan nya menjadi 3 golongan
-          Hama dan penyakit yang menyerang buah seperti tupai luak, babi dan lain-lainnya
-          Hama dan penyakit yang menyerang pohon seperti penggerek batang dan rayap
-          Hama dan penyakit yang menyerang akar seperti ulat tanah, atau kuuk.

Untuk mengendalikan hama tersebut bisa dilakukan dengan cara menyemprotnya dengan pestisida yang telah disiapkan dari awal.


BAB IV
PANEN, PENANGANAN PASCA PANEN
DAN PROSPEK KEDEPAN


4.1         Panen
Panen merupakan waktu yang dinantikan oleh setiap petani untuk dapat menikmati hasil usahanya, untuk melakukan pemeliharaan terhadap tanamannya adapun pemanenan itu dilakukan setelah masa panen tanaman itu sudah cukup atau sudah tiba pada waktunya yang sudah ditentukan dan masa oanen setiap tanaman itu berbeda-beda. Adapun umur panen salak juga berbeda dengan umur panen tanaman lainnya.
4.1.1        Umur panen salak pondoh
Buah salak pondoh dapat dipanen ketika buah salak sudah berumur 4-6 bulan dari proses penyerbukan tapi tanaman salak akan mulai berbuah jika pohonnya mencapai 2-3 bulan setelah tanaman dengan perawatan dan pemeliharaan yang baik dan memenuhi standarnya.
Tanaman salak merupakan bukan tanaman musiman jadi tanaman salak tidak mempunyai musim tertentu untuk berbuah dam untuk tidak berbuah seperti tanaman yang sefamilily lainnya berbeda dengan tanaman buah lainnya seperti buah mangga, buah rambutan, dan sebagainya yang akan berbuah hanya pada waktu-waktu tertentu saja dan juga sebagainya yang akan berbuah hasilnya hanya satu tahun sekali.
Pemanenan buah salak bisa dilakukan 2-3 minggu sekali karena setiap satu minggu tanaman salak mengeluarkan cikal bakal buah yakni yang disebut dengan bunga, tapi bunga ini akan bisa jadi buah jika bunganya dikawini oleh bunga jantannya  tapi jika tidak dikawini maka  bungannya akan membusuk dan tidak akan menjadi buah. Sedangkan bunga akan bisa dibuahi pada waktu bunga sudah mekar dengan ditandai terlihatnya bunga-bunga kecil yang  berwarna merah apabila sudah terlihat tanda-tanda itu arus segera dikawinkan sebab bila tidak maka akan busuk telat pada usia 2 hari dari bunga itu mekar jika tidak terkawini maka bunganya akan membusuk dan tidak dapat jadi buah.
Umur pemanenan juga dipengaruhi oleh pasar yang dituju jika pasar lokal yang dituju maka pemanenan biasa dilakukan saat buah salak berumur 6 bulan supaya produk yang dihasilkan berkualitas baik dan pada umur 6 bulan buah salak akan memiliki rasa yang enak dan ukurannya besar-besar tapi buah salak ini tidak akan numpk dipasaran dan timbulnya pembusukan akibat kelamaan karena buah salak merupakan buah yang disukai banyak orang apalagi umur buah salaknya yang 6 bulan sebab rasa nya lebih enak.
Berbeda lagi dengan pasar yang dituju pasar ekspor  keatas pemanenan biasanya dilakukan pada buah yang baru berumur 4 bulan setelah dikawinkan karena untuk menghindari pembusukan akibat perjalanan yang cukup lama tapi walaupun pemanenan buah salak pondoh ini dilakukan saat umur 4 tapi rasa buahnya akan tetap manis karena buah salak pondoh memiliki rasa yang manis walaupun masih kecil dan bisa dimakan.
4.1.2        Ciri buah salak pondoh yang sudah siap dipanen.
Buah salak merupakan buah yang memiliki kulit buah yang keras, bersisik tajam. Buah salak yang siap dipanen bisa diketahui dengan melihat dari keadaan baunya sendiri dan dari umur buahnya.
Buah salak siap dipanen setelah umurnya sudah mencapai 4-6 bulan dengan keadaan bauhnya sebagai berikut :
a.       Sisik buah sudah pada jarang.
b.      Bulu kulitnya sudah rontok.
c.       Sisiknya berwarna merah kehitaman/kuning tua.
d.      Bila buahnya dipetik akan mudah lepas/copot
e.       Mengeluarkan aroma yang khas.
f.       Bagian ujung buah yang meruncing terasa lunak bila ditekan
g.      Kulit mengkilap
Ciri-ciri diatas akan mulai terlihat sejak umur 4-6 bulan setelah pengawinan buah.
4.1.3        Cara Pemanenannya
Tanaman salak merupakan tanaman yang pohonnya berduri dan buahnya rata-rata berada pada pelepah yang berduri. Supaya pemanenan salak tidak terjadi kecelakaan dan mendapatkan panen yang bagus tanpa menurunkan kualitasnya maka kita harus melakukan pemanenan dan baik benar ada langkah-langka sebagai berikut :
Panen dilakukan pada pagi antara jam 09.00 – 10.00 atau setelah ada sinar matahari sehingga air embun yang menempel pada buah salak menguap karena tersinari matahari, sehingga air embun yang nempel pada buah salak kering. Apabila buah salak masih basah karena embun dipanen maka tanah akan menempel pada buah salak yang bisa menyebabkan buah salak mudah busuk. Karena dalam  tanah itu terdapat bakteri yang merugikan. Dan panen juga jangan dilakukan terlalu siang karena sinar matahari sudah penuh sehingga akan menurunkan berat buah salak tersebut. Dan panen juga jangan dilakukan pada sore hari. Dan pada intinya pemanenan buah salak dilakukan pada musim kemarau atau pada cuaca kering.
Cara pemanenan buah salak dapat dilakukan dengan cara dipetik dan atau dengan cara memotong tandah salak tergantung pada ketuaan buahnya.
Langkah memanen buah salak dengan cara langsung dipotong pada tandannya:
1.      Pilih tandah yang buahnya sudah masak/tua semuanya
2.      Lalu ambil pahat dan arahkan pahat tersebut pada tandah dari samping
3.      Setelah pas lalu pahat dipukul sehingga tandahnya terputus
4.      Kemuadian buah diambil beserta tandahnya lalu dimasukan kedalam cerangka lalu dibawa dan dikumpulkan di gudang.

4.1.4        Periode Panen
Periode panen salak pondoh dalam masa panennya memiliki 4 musim diantaranya Musim panen raya, Musim panen sedang, Musim panen kecil, Masa kosong atau masa istirahat. Periode panen ini dapat terjadi pada waktu yang berbeda. Perbedaannya tergantung pada disetiap wilayah yang dipengaruhi oleh curah hujan yang berbeda, insentitas, iklim, kelembaban dan juga suhu wilayah tersebut.
No
Musim

Priode
1
Panen Raya
Bulan November-Desember
2
Panen Sedang
Bulan Mei-Juli
3
Panen Kecil
Bulan Februari-April
4
Masa Istirahat
Bulan Agustus-Oktober

Tabel 2
 Priode Panen

Tapi kenyataan dilapangan priode panen ini dipengaruhi oleh keadaan tempat dimana tanaman salak itu dibididayakan.
4.1.5        Perkiraan Hasil Produksi Buah Salak
Buah salak dapat berbuah dengan berat per tadah bisa mencapai 2-3 kg. Apabila umur pohonnya sudah mencapai umur 5 tahun keatas, sedangkan pemanenan pertama dapat dilakukan antara umur 2 sampai 3 tahun dan dapat menghasilkan per tandahnya 1 kg per pohon.
Pemanenan yang maksimal dapat terjadi pada periode musim panen raya dengan perawatan yang maksimal. Hasil pemanenan yang maksimal juga dapat dirasakan saat umur salak sudah mencapai 7-12 tahun pada umur ini salak akan berbuah dengan kualitas dan kuantitas yang tinggi dan setelah umur 12 tahun maka kulitas dan kuantitasnya sedikit demi sedikit akan berkurang dan menurun. Dan pohon salak masih cukup banyak berbuah sampai umur 25 tahun dan untuk meningkatkan produksinya lagi maka dilakukan peremajaan maka pohon salak bisa berbuah dengan kualitas dan kuantitas yang cukup tinggi lagi.
Pohon salak dalam satu tahun mempu berbuah hingga 10 tandah dan tumbuhnya tanda itu tiap 3 minggu sekali, pendapatan hasil panen juga dapat dipengaruhi oleh perawatan bunga dan buah seperti mengawinkan bunga dengan tepat dan tidak telat supaya tidak terjadinya bunga gagal atau bunga tidak jadi buah yang akan mengurangi produksinya dan juga kurang pendapatannya.
Perkiraan panen juga dilihat dari kualitas buahnya tidak hanya kualitasnya kita akan mendapatkan buah salak yang kualitasnya bagus bila perawatan pada buahnya dilakukan dengan benar seperti harus dilakukan penjarangan buah terus pembungkusan buah supaya buah yang didapatkan besar-besar dan serangam, sehingga buahnya bisa dijual dengan harga yang tinggi.
4.2         Pasca Panen
Perlakuan pasca panen ini dilakukan dengan tujuan untuk menghidari penurunan kualitas pada buah salak pondoh ini sehingga meningkatkan nilai ekonominya.
Perlakuan-perlakuan pencapaian buah salak pondoh antara lain adalah sebagai berikut :
4.2.1        Pengumpulan
Setelah buah salak dipanen dikumpulkan digudang dan hendaknya gudang terletak dekat dengan kebun salak dan bisa juga dibuat gubuk di kebun itu sendiri yang tujuannya supaya tidak terlalu jauh dan supaya tidak terjadi kerusakan fisik pada buah salak tersebut yang diakibatkan lamanya pengangkutan apabila pengangkutan kurang baik dan kerusakan fisik buat salak terjadi bisa saja teradi buah salak menjadi memar karena benturan selama penangkutan dan pengangkutan dapat dilakukan dengan cara dipikul.


Hal-hal yang harus diperhatikan dalam proses pengumpulan sebagai berikut :
1.      Tempat pengumpulan buah harus dekat dengan kebun, agar tidak terjadi penyusutan berat dan penurunan kualitas buah.
2.      Wadah yang dijadikan tempat pengumpulan menggunakan wadah yang kuat seperti keranjang yang terbuat dari bambu, pati dan tidak disarankan menggunakan plastik.
Gudang pengumpulan ini dibuat dengan tujuan untuk mengumpulkan semua hasil panen dari kebun dan gudang penampungan hendaknya tertutup jangan sampai ada cahaya matahari yang masuk secara langsung yang mengakibatkan penurunan berat buah salak itu sendiri.
4.2.2        Pembersihan
Setelah hasil panen dikumpulan digudang maka dilakukan pembersihan buah bisa dilakukan dengan cara memasukan buah salak kedalam karung goni yang sudah dibasahi lalu digoyang-goyang atau dimasukan kedalam kotak yang bawahnya terbuat dari kawat setelah dimasukan tujuannya supaya duri kecil yang terdapat pada kulit salak hilang karena terjadinya gesekan.
Tujuan pembersihan ini adalah sebagai berikut ;
1.      Untuk menghilangkan bulu-bulu kecil yang ada pada kulit buah salah.
2.      Membuang duri dan tandan salaknya
3.      Untuk membuat salak lebih mengkilat
4.      Menambah nilai ekonomis buah salak tersebut
4.2.3        Penyortiran dan Penggolongan
Para konsumen biasanya dalam membeli satu produk yang harganya murah tetapi kita bisa merubah kebiasaan konsumen ingin mendapatkan satu produk dengan harga yang murah karena mereka dapat meyesuaikan dengan produk yang mereka beli untuk bisa membedakan nilai ekonomis, buah salak pondoh harus dilakukan penyortiran dan penggolongan dengan baik maka kita bisa mendapatkan keuntungan yang lebih dibandingkan dengan jika kita tidak melakukan penyortiran dan penggolongan sehingga harga yang didapatkan akan relatif sama sehingga kita tidak diuntungkan.
Langkah-langkah penyortiran antara lain sebagai berikut :
1.      Penyortiran dilakukan dengan cara memisahkan buah salak yang bagus dengan buah salak yang cacat, luka, busuk dan bentuknya tidak normal.
2.      Sortase harus diusahakan agar terhindar dari kontak sinar matahari langsung karena akan menurunkan berat dan kemungkina terjadinya pelayuan buah salak.
Mayoritas penyortiran bertujuan untuk mendapatkan buah-buah yang bagus yang bisa dijual dipasar dengan harga yang tinggi sebab bila salak-salak itu dicampur antara salak yang jelek dengan salak yang bagus maka harga jualnya bisa menurun.
Sedangkan penggolongan buah salak bertujuan untuk mendapatkan buah yang seragam sesuai kelasnya, memudahkan penyusunan dalam wadah dan peti, supaya perhitungannya lebih mudah dan juga bisa menaksir pendapatan sementara.
Penggolongan buah salak biasanya dibedakan menjadi 4 golongan atau kelas yang disesuaikan dengan berat, ukuran, bentuk, warna kulit dan lainnya. Diantaranya adalah sebagai berikut :
1.      Kelas AA à Super, Warna kulit salak kuning à 1 kg = 12 buah
2.      Kelas AB à Sedang, Tidak cacat dan sehat
3.      Kelas C    à Buat Manisan 25-30/Kg
4.      Kelas BS  à Buah buruk, tidak dijual.
Buah salak kelas AA biasanya dipasarkan pada pasar ekspor dan pasar lokal tingkat menengah keatas. Kelas AB dipasarkan pada pasar lokal dan untu kelas C biasanya digunakan oleh industri rumah tangga untuk dibuat manisan.


Dan jenis salak yang masuk ketipe AA dan AB syaratnya sebagai berikut:
No
Karakteristik
Syarat
Cara pengujian
Mutu 1
Mutu 2
1
Kesamaan sifat varietas
seragam
seragam
organoleptik
2
Tingkat kekuatan
Tua tapi tidak masak
Tua,tapi tidak terlalu matang
organoleptik
3
Kekerasan
keras
Kurang keras
organoleptik
4
Kerusakan kulit buah
Kulit buah utuh
Kulit buah kurang tua
organoleptik
5
Ukuran
seragam
Tidak seragam
SP-SMP-303-1981
6
kotoran
Bebas
Bebas
Organoleptik

Tabel 3
Syarat Mutu Salak

4.2.4        Penyimpanan
Penyimpanan dilakukan sambil menunggu untuk di kemas dan diangkut untuk dipasarkan dan penyimpanan biasanya dilakukan supaya tidak cepat busuk biasanya.
Tempat penyimpanan harus memiliki suhu 20o-30oC karena bila kurang dari itu maka bisa menyebabkan timbulnya jamur yang bisa menyebabkan buah jadi busuk dan apabila suhunya lebihn dari 30oC bisa menyebabkan penyusutan yang lebih tinggidan menyebabkan kulit buah pecah-pecah karena kekeringan tempat penyimpanan juga harus kedap cahaya karena bisa mengurangi bobot buah karena terjadi penguapan.
4.2.5        Pengemasan
Tujuan pengemasan adalah untuk melindungi buah, supaya tidak rusak dan untuk memudahkan penyusunan baik dalam pengangkutan maupu dalam penysusunan. Ketika akan diangkut pengemasan salak juga bertujuan untuk mempermudah perhitungan dan menarik perhatian para konsumen dan untuk menambah nilai ekonomisnya. Ada juga jenis pengemasan ada pengemasan untuk buah segar dan bentuk manisan salak.
Pengemasan untuk buah segar hendaknya pada alat pengemas yang berlubang seperti cerangka, peti dari kayu dan harus kuat agar buah salak terlindung dari tekanan dari luar dan dapat diangkut dengan mudah dan ukurannya disesuaikan.
Sedangkan pengemasan untuk manisan salak dikemas dalam kaleng yang ditutup rapat yang telah dipasturisasi sehingga semua mikroba, seperti jamur, ragi, bakteri dan enzim dapat mati dan tidak akan menimbulkan proses pembusukan.
4.2.6        Pengangkutan
Pengangkutan merupakan aturan penting dalam penanganan, penyimpanan dan distribusi buah. Syarat-syarat pengangkutan buah salak antara lain :
a.       Pengangkutan harus dilakukan dengan cepat tepat
b.      Pengemasan dan kondisi pengangkutan yang tepat untuk menjamin terjaganya mutu yang tinggi
c.       Harapan adanya keuntungan yang cukup dengan menggunakan fasilitas pengangkutan yang memadai.
4.2.7        Pemasaran Salak Pondoh
Biasanya pasar buah salak yang dituju adalah pasar lokal dan pasar internasional tapi pada saat ini pasar yang dituju oleh petani salak hanya pasar lokal saja, karena pasar lokal juga belum bisa terpenuhi permintaannya pemasaran biasanya para petani memasarkan salak dengan cara memborongkannya kepada para tangkulak atau ada juga para petani yang menjalin kontrak dengan para tengkulak yakni tengkulak member modal pada petani dan saat pemanenan tiba para tengkulak tinggal mengambil hasilnya dengan harga yang telah disepakati saat perjanjian dilakukan.
Ada pula para petani yang menjual salak kepada pengecer yang datang langsung ke kebun dan ada juga petani yang kebun nya sudah besar ia langsung menjualnya ke distributor export untuk di export keluar negeri.

4.3  Study Kelayakan Usaha Wirausaha Budidaya Salak Pondok.
Untuk budidaya tanaman salak pondoh dalam tanah 1 hektar dapat diperhitungkan biaya-biaya yang diperlukan selama 5 tahun sebab dalam budidaya tanaman salak pondoh akan bisa kembali modal setelah 4-5 tahun setelah penanaman.sedangkan pembiayayaannya antara lain sebagai berikut:

PENGELUARAN
A.    Biaya Tetap Dalam 5 Tahun
1.      Sewa lahan                                  @ Rp.   3.000.000           Rp. 15.000.000
2.      Membuat gubuk                                                                  Rp.   5.000.000
TOTAL                              Rp. 20.000.000

3.      Peralatan
·         Cangkul 2 buah                     @Rp.      20.000              Rp.       40.000
·         Garpu 2 buah                        @Rp.      50.000              Rp      100.000
·         Selang air 50 m                     @Rp.      10.000              Rp      500.000
·         Disel penyedot air                 @Rp.  2.000.000             Rp.   2.000.000
·         Parang 3 buah                       @Rp.      18.000              Rp.        45.000
·         Gunting 3 buah                     @Rp.        7.000              Rp.        30.000
·         Handrayer                             @Rp.        3.000              Rp.        30.000
·         Knup shaak                           @Rp.    300.000              Rp.      300.000
·         Pahat 3 buah                         @Rp.      10.000              Rp.        30.000
TOTAL JUMLAH                                   Rp.  3.066.000

B.     Biaya Berjalan Tahun Ke- 1

1.      Bibit (Cangkokan)                     
2.      Tenaga Kerja  Rp. 2.750             @Rp.        7.000              Rp 19.250.000
·         Persiapan tanam 10x14hari   @Rp.      30.000              Rp      500.000
·         Pemeliharaan 3 x 12 Bln       @Rp.    500.000              Rp. 18.000.000
3.      Pupuk Kandang 20kg x 2000     @Rp.          400               Rp. 20.000.000
4.      Penyusunan Alat 10 %                                                        Rp.      306.000
5.      Managemen                                                                        Rp.   8.000.000
6.      Biaya makan pekerja 4 x 12 bln  @Rp.    450.000              Rp. 21.600.000
7.      Obat-obatan :
a.       Rounduf 5 liter x 2 kali         @Rp.      65.000              Rp.      650.000
b.      Indomint 5 liter x 2 kali        @Rp.      18.000              Rp.      180.000  
c.       Antrakol                                @Rp.      15.000              Rp.        15.000
d.      Furadan  50 gram x 2000      @Rp.            12               Rp.   1.500.000
                                                                                      Rp.  96.901.600
C.     Biaya Berjalan Tahun ke-2
1.      Tenaga Kerja 3 org x 12bulan     @Rp.   500.000               Rp. 18.000.000
2.      Pupuk Kandang 10 kg x 2500    @Rp.         400                Rp. 10.000.000
3.      Penyusutan alat 10 %                                                          Rp.      306.600
4.      Managemen                                                                         Rp.   8.400.000
5.      Biaya Makan Pekerja 4 x 12bln  @Rp.   450.000              Rp. 21.600.000
6.      Oabat-obatan :
a.       Rounduf 5 liter x 2 kali         @Rp.      65.000              Rp.      650.000
b.      Indomint 5 liter x 2 kali        @Rp.      18.000              Rp.      180.000  
c.       Antrakol                                @Rp.      15.000              Rp.        15.000
7.      Alat-alat Cangkok                     
·         Botol Infusan   10000           @Rp.          400              Rp.   4.000.000
·         Volybag 50 kg x 22.000       @Rp.      22.000              Rp.   1.100.000
·         Tali Rapia 1 buah                  @Rp.      15.000              Rp.        15.000
                                             
D.    Biaya Belanja Tahun ke-3                                                   Rp. 64.266.600
E.     Biaya Belanja Tahun ke-4                                                   Rp. 64.266.600
F.      Biaya Belanja Tahun ke-5                                                   Rp. 64.266.600
Total Biaya Pengeluaran                                                        Rp. 377.034.000



PENDAPATAN
·         Penjualan Bibit cangkokan           = 10.000 x Rp. 6.000 – Kegagalan 10 %
= 120.000.000 – 12.000.000
=                                     Rp.   108.000.000
Tahun ke-3 :
·         Penjualan bibit cangkokkan                                               Rp.      108.000.000
·         Penjualan Buah 1 kg/pohon x 2.500 x 5.000                     Rp.        12.500.000
Tahun ke-4 :
·         Jualan bibit cangkokan                                                      Rp.      108.000.000
·         Penjualan buah 1 kg/pohon x 10 x 2500 x 5000                Rp.      125.000.000
Tahun ke-5 :                                                                          
·         Jualan bibit cangkokan                                                      Rp.      108.000.000
·         Penjualan buah 2 kg/pohon x 10 x 2500 x 5000                Rp.      250.000.000
                               TOTAL                                                    Rp.      819.500.000                                      
Keuntungan :
·         Pendapatan – Pengeluaran
=  Rp. 819.500.000 – Rp. 377.034.000
=  Rp. 442.466.00

4.3.1    Analisis dan Studi Kelayakan
Dalam menganalisis usaha tani dapat kita ambil contoh dari study kelayakkan diatur dari studi kelayakan tersebut dapat dismpulkan bahwa dalam membudidayakan salak pondoh untuk kalangan keatas memang perlu biaya yang besar dalam luas areal sekitar 1 ha dibutuhkan kurang lebih Rp. 119.967.600 pada tahun 0-1 dengan biaya tetap selama 5 tahun ± Rp.  23.066.000 dan biaya berjualan tahun ke-1 ± Rp.  96.901.600 dengan 3 orang pegwai. Sedangkan pada tahun ke-2 sehingga apabila dirata-ratakan pengeluaran pada 5 tahun sekitar ± Rp.  377.034.000.
Dengan pendapatan yang dihasilkan pada tahun pertama tahun ke-2 buah salak belum dapat berbuah pendapatn hanya didapat dari penjualan bibit cangkokan yaitu ± Rp.  108.008.000 dengan pendapatan tingkat kegagalan 10 % dan didapat dari dalam 1 pohon terdapat 4 buah cangkokkan saja, tetapi biasanya bisa lebih.
Pendapatan tahun ke-3 yaitu ± Rp.  120.500.000 dengan pendapatan dari hasil bibit ± Rp.  108.000.000 dan penjualan buah             ± Rp.  12.500.000 dengan panen / buah yangdipetik 1 kg. panen dalam 1 tahun.
Pendapatan tahun ke - 4 yaitu ± Rp.   233.000.000 dengan pendapatan dari hasil bibit ± Rp.  108.000.000 dan penjualan buah ± Rp.125.000.000 dengan hasil buah yang dipetik dalam 1 kali panen 1 kg dengan 10 kali panen dalam 1 tahun.
Pendapatan tahun ke 5 yaitu ± Rp. 358.000.000 dengan pendapatan dan hasil bibit sama seperti tahun sebelumnya dan penjualan buah             ± Rp. 250.000.000 dengan hasil buah yang dipetik dalam 1 kali panen 2 kg/pohon dengan masa 10 kali panen dalam 1 tahun.
Tahun-tahun selanjutnya pun hampir sama tetapi setiap tahunnya hasil produksi panen akan semakin meningkat. Produktivitas salak paling bagus sekitar 7-12 tahun.
Keuntungan keseluruhan yang di dapat dalam jangka 5 tahun pertama yaitu ± Rp.  819.500.000 dengan pengeluaran ± Rp.   377.034.000 per 5 tahun dan pendapatan dalam 5 tahun ± Rp.  442.466.000.
Tanaman salak pondoh yang dibudidayakan dari bibit cangkokan akan mulai bisa menghasilkan buah setelah 2-3 tahun namun hasilnya masih sedikit tapi tanaman salak pondoh selain dari buahnya, bisa dihasilkan juga dari anakannya yang dicangkok untuk dijadikan bibit yang juga bisa dijadikan usaha.
Dan yang penting dalam mengusahakan tanaman salak ini adalah harus tekun dalam pemeliharaannya dan memberikan perhatian yang sungguh-sungguh kepada tanaman dengan mengupayakan memenuhi kebutuhan tanaman seperti memberikan pupuk dan air. Jika kebutuhan  itu terpenuhi maka hasilnya akan maksimal.
Jadi budidaya tanaman salak pondoh layak untuk dikembangkan karena akan memberikan keuntungan yang cukup besar dan saat ini harga salak pondoh sedang mahal hingga kita bisa mendapatkan keuntungan yang besar.
4.4  Prospek Kedepan Budidaya Tanaman Salak
Salak pondoh merupakan tanaman yang diduga berasal dari pulau jawa yang kemudian menyebar keseluruh nusantara tapi yang banyak membudidayakan adalah orang-orangdi pulau jawa saja, sedangkan kebutuhan akan salak pondoh sangatlah besar karena banyak orang yang suka akan buah salak pondoh karena dia memiliki rasa yang enak.
Akhir-akhir ini mulai dikenal di pasar dunia diantaranya:
No
Negara
Permintaan/hari


Keterangan
1
China
60 ton
Sudah terpennuhi
2
Korea
12 ton
Belum terpenuhi semua
3
Jepang
-
Belum dilayani
4
Amerika
-
Belum dilayani
5
Arab saudi
-
Belum dilayani
6
Jerman
-
Belum dilayani
7
eropa
-
Belum dilayani

Tabel 4
Daftar Beberapa Negara Yang Sudah Mengenal Salak

Pada tabel diatas banyak sekali negara yang belum dilayani karena para petani salak si Indonesia masih sedikit dan untuk memenuhi pasar lokal saja masih belum bisa memenuhinya.
Untuk kabupaten Sukabumi saja per hari habis sekitar 7 ton itupun belum dapat dirasakan oleh semua masyarakat di Sukabumi. Karena salak yang dikirim masih sedikit terus harganya mahal sedangkan masyarakat di Sukabumi sangat banyak sehingga orang yang bisa menikmatinya hayalah orang tingkat menengah keatas.
Budidaya salak pondoh bisa memberi keuntungan kepada beberapa pihak antara lain sebagaqi berikut :

1.      Untuk petani
Jelas-jelas dilihat dari studi kelayakannya para peteni bisa untung besar selain itu tanaman salak adalah tanaman yang memiliki umur produktif yang lamanya bisa mencapai 50 tahun bahkan ada juga yang mampu hiduphingga umur 200 tahun dan masih berproduksi, tanaman salak juga akan berbuah dan semakin lama akan semakin besar dan produksi buah salak yang paling besar adalah saat umur 7-15 tahun, selain itu harga buah salak pondoh sekarang ini masih mahal sehingga keuntungannya bisa terus meningkat.
Umur tanmn thn ke
Tahun Prodoksi ke

Total produksi

Harga/kg
Nilai penjualan
Jmlh prodk/btng
Prdks/phn
Jmlh/prodks
1
0
0
0
0
5000
0
2
0
0
0
0
5000
0
3
1
2500
1
2500
5000
12500000

4
2
2500
5
12500
5000
62500000
5
3
2500
10
25000
5000
125000000
6
4
2500
15
37500
5000
187500000
7
5
2500
17
42500
5000
212500000
8
6
2500
20
50000
5000
250000000
9
7
2500
20
50000
5000
250000000
10
dst






Tabel 5
Peningkatan Produksi Buah Salak Tiap Tahun

2.      Untuk sosial ekonomi masyarakat
Adanya perkebunan salak pondoh juga berdampak baik kepada masyarakat yang ada di sekitar perkebunan, karena bisa menyediakan lapangan kerja bagi mereka sehingga perekonomianny meningkat.
Contohnya saja didaerah seleman jawa timur, disana ada perkebunan salak yang luasnya hampir setengah kabupaten dan semuanya itu di penuhi kebun salak pondoh, sehingga masyarakat di sekitar perkebunan pun bisa hidup sejahtera gara-gara ada perkebunan salak pondoh, dan hampir semua anak-anak para petani salak pada sekolah dan banyak juga yang menjadi sarjana. Dan mereka itu bisa sekolah dengan dibiayai mereka sendiri dengan uang yang mereka hasilkan dari pekerjaannya sebagai pencangkok tunas salak, ataupun yang kerja di perkebunannya yang meteka kerjakan setiap mereka pulang sekolah atau pada hari libur.
Jadi keberadaan kebun salak pondoh ini bisa mensejahtrakan masyarakat dan meningkatkan pendidikan masyarakat dan juga meningkatkan perekonomian masyarakat.
3.      Untuk devisa negara
Budidaya salak pondoh bisa juga menambah devisa negara, tapi jika kebunnya sudah luas dan sudah export keluar negri, buah salak merupakan buah yang masih langka sehingga masih susah didapatkan oleh orang luar negri karena salak pondoh baru dibudidayakan di pulau jawa saja, sehingga kesempatan untuk export masih terbuka sangat lebar, tapi sampai sekarang banyak negara lain yang belum bisa dikirim buah salak oleh Indonesia untuk memenuhi kebutuhan masyarakatnya disana. Karena di Indonesia saja masih banyak orang yang belum pernah merasakan enaknya buah salak apalagi buahnya yang besar-besar,dan Indonesia masih kecil membudidayakannya.
Sehingga tanpa disadari kalau kita membudidayakan salak pondoh kita sudah menambah devisa negara tapi ini bisa terjadi apabilakita sudah punya kebun salak yang luas dan sudah mmelakukan export.




BAB IV
PENUTUP


5.1  Kesimpulan
   Salak adalah tanaman yang diduga asli Indonesia khususnya pulau jawa dan masih jarang dibudidayakan, jadi gak salah kalau kita membudidayaka tanaman salak sebagai upaya mempertahankan tanaman asli pulau jawa, apalagi kalau kita suda melihat analisa bisnisnya dan prospek masa depan salak ini yang sangat baik.
Budidaya tanaman salak pondoh juga gak jauh beda dengan membudidayakan tanaman lain bahkan lebih nudah karena salak merupakan tanaman yang tahan terhadap penyakit selain itu pohon salak bisa tumbuh dan berproduksi hingga puluhan tahun dan pasar salak juga masih terbuka sangat lebar karena hingga saat ini masih banyak permintaan yang belum terpenuhi sehingga pasarnya sangat bagus.
Selian itu buah salak juga memiliki kandungan gizi yang cukup banyak, dan ada juga yang mengatakan bahwa buah salak bagus untuk program diet jadi jangan khawatir kalau anda mau membudidayakan salak pondoh ini. Karena pasar salak tidak akan hilang dalam waktu dekat-dekay ini.
Dan perusahaan CV.SMT ini merupakan salah satu perusahaan yang memiliki perkebunan salak yang di bangun oleh ir Basuni dengan modal milik sendiri
Di perusahaan juga terdapat devisi yang saling bekerja sama untuk kemajuan perusahaan dan sesuai dengan target yang mereka buat. Dan yang produksi diperusahaan ini anta lain buah salak, buah pisang, dan kripik pisng.
5.2  Saran
a. Dalam PKL ini seharusnya lebih banyak praktiknya dari pada teori, karena PKL adalah peraktek kerja lapang.
b. Lebih meningkatkan ketertiban yang sudah ditentukan
c. Hargailah para karyawan
d. Seharusnya pemilik perusahaan bisa menjaga kewibawaannya sebagai pemilik.
5.3  Penutup 
Dengan mengucapkan syukur Alhamdulillah, Penulis panjatkan syukur kehadiratAllah SWT,yang mana atas rahmat dan hidayah-Nya akhirnya penulis dapat menyelesaikan laporannya sebagai tuga akhir dari PKL ini yang dilak sanakan di CV.SMT (sari madu tani), dan tak lupa penulis menguapkan terima kasih kepada pihak-pihak yang telah mendukung terhadap pembuatan laporan ini, baik moriil maupun materiil dan Penulis juga berterima kasih atas bimbingannya selama melaksanakan PKL dan juga atas diberikannya kesempatan untuk Praktek Kerja Lapangan ( PKL ) dan mengenali dunia usaha di CV. SMT
Penulis juga tak lupa mengucapkan terima kasih kepada pembimbing yang telahmembimbing sampai Penulis menyelesaikan Laporan ini dan juga beserta karyawan-karyawan yang membantu Penulis selama PKL.
Penulis mohon maaf atas segala kesalahan yang telah diperbuat,baik disengaja maupun tidak disengaja.Penulis juga menyadari bahwa Penulis disini juga masih tahap belajar, jadi harap di makhlumi,dan Penulis juga masih banyak membutuhkan bimbingan kepada semua pihak

Cianjur,23 April 2011
MULYADI
Penyusun




DAFTAR PUSTAKA


Bali informasi pertanian (1994-1995). Pembibitan tanaman salak, LIPTAN. Lembar informasi pertanian. Sumatera Barat.
Depertement pertanian ( 1995).salak pondoh, proyek informasi pertanian. Daerah istimewa jogyakarta.
Anarsis, Widji. 1994. Agribisnis Komoditas Salak. PT. Bumi Aksara. Palembang.

Purnama, Harsono. M,Si. Drs. 2001. Budidaya Salak Pondoh. PT. Anaka Ilmu.
Semarang.

Guntoro, Suprio. 2004. Salak Bali. PT. Kanisius. Yogyakarta.

Astut. 2007. Budidaya Salak. PT. Agromedia Pustaka. Jakarta.


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar